Langsung ke konten utama


IKHLAS

Aku tidak menyukai saat dimana aku menulis tentang ini, lagi-lagi tentang kegalauan, lagi-lagi tentang kesedihan, dan lagi-lagi tentang cinta. Aku seakan terlihat lemah.

Ini adalah tentang sesuatu yang tidak bisa dimiliki.
Walau seberapa dalam dan seberapa besar aku ada, aku hanya bisa ikhlas.

Kesedihan adalah jiwa dari puisi, kesedihan adalah jiwa untuk tidak berhenti menulis, dan kesedihan adalah semangat hidup.

I don’t know and I don’t have a reason untuk menulis ini semua.

Ini hanya sebuah tulisan sederhana, mengenai apa yang tidak bisa aku katakan. Sesuatu yang tidak bisa aku ucap. 

Tetapi dengan menulis ini, kelegaan sedikit demi sedikit akan datang.



Tulisan ini adalah tentang kamu yang selalu menjadi semangat hidupku ini. Semangat untuk terus kuliah, tidak terlambat datang ke kelas. Hanya untuk melihatmu, melirikmu, dan untuk mengetahui sebanyak mungkin tentangmu.

Kamu yang selalu terlihat sederhana.

Ketika rambutmu terurai, ketika kamu tersenyum, ketika kamu sedang berjalan, ketika kamu sedang berbicara, kamu selalu terlihat smart dan elegan.

Ketika melihatmu tersenyum dan tertawa. Seakan dunia ini berhenti, dan aku lega. Sangat lega, apalagi jika kamu tertawa karena aku. Rasanya ini sudah lebih dari cukup.

Untuk sekarang kamu tidak penting untuk hidupku, aku hanya ingin fokus pada masa depanku. 

“Tetapi Tuhan aku mohon, lindungi dia selalu. Buat dia selalu baik baik saja. Berikan dia kebahagiaan”.

Aku akan selalu berusaha membantu kamu, disetiap kesulitan yang kamu hadapi. JANGAN TAKUT. Tetap semangat ya!!!

23 Maret 2016
For NR




Komentar

Postingan populer dari blog ini

  One Day    Sebuah perjalanan menghapus luka Ada pelangi di matamu Ada senyum di dalam jiwamu Ada kesedihan di balik tawamu Aku bisa melihat dunia jika bersamamu Tuhan menunjukkan kita arah yang tidak terduga Dengan siapa kita jatuh cinta Dengan siapa kita berbahagia Tuhan tahu segalanya Malam ini aku berbahagia Dengan seseorang yang sangat jauh Dengan seseorang yang tidak pernah aku pikirkan sebelumnya Kamu ada kamu selalu ada Semoga malam ini dan kegembiraan ini Bukan hanya untuk sesaat Semoga kamu selalu dalam perlindungan-Nya Semoga kamu tetap berbahagia dalam sepahit apapun kenyataan hidup ini Tetaplah kuat sayang Tetaplah berbahagia Saat kita tidak menyerah Kita tidak pernah gagal Suatu hari nanti Aku ada dan kamu juga ada Kita sama sama tersenyum Selamanya
#3 Aku ingin berbicara denganmu, tetapi tidak bisa Kesempatan itu datang Kamu ada dan nyata Aku bisa melihatmu dengan jelas Kamu tidak banyak berubah, tetap anggun seperti biasanya. Baju merah, berkacamata, suara yang merdu, tetapi dengan rambut yang lebih pendek terurai Hidup ini memang seperti kopi hitam Hitam dan Pahit  Benar-benar pahit, tetapi bagaimanapun tetap di minum Sepahit apapun tetap dikecup Bagian paling sulit adalah untuk mengetahui sesuatu yang tidak bisa kita miliki sekarang Tatapan mata itu menghindariku Kamu Aku hanya bisa melihat kamu sebatas aku Melihat kamu berlalu Punggung yang semakin menjauh Sekelebat tidak mampu aku sentuh Hitam photo by Rena 24 September 2018
Hal yang paling membahagiakan adalah melihat orang lain bahagia dengan kehadiran kita disana. Hal yang paling melegakan adalah seseorang yang bisa mengerti dan memahami, tanpa harus berbicara. Hal yang paling baik adalah seseorang yang setia membantu tanpa memikirkan dirinya sendiri, tanpa mengingat semua kebaikannya. Aku di bahagiakan oleh kamu Aku di legakan sebab kamu Aku di baikan bersama kamu Sebab aku tidak memiliki banyak teman dalam hidup Banyak yang menemani  Tetapi sedikit yang mampu memahami Rupanya enak menemukan seseorang untuk di ajak diskusi. Bersama lebih lega.  Bahwa dalam hidup kita tidak pernah sendirian. Terima kasih untuk bantuannya, kebaikan dan kesabarannya. Yang terbaik untuk kamu,   Renata. 24 September 2018